Tersangka Kasus Penyelewengan Pajak

RENGAT (Sapa Inhu) – Tersangka Kasus Penyelewengan Pajak. Tindak pidana bidang perpajakan kepada jaksa penuntut umum Kejari Inhu, pada kamis lalu Tim dari Penyidik Kanwil DJP Riau melimpahkan tersangka atas barang bukti terkait tersangka kasus penyelewengan pajak.

Terkait pasalnya, tersangka dari dugaan secara dengan sengaja menyampaikan berupa Surat Pemberitahuan Masa (SPM) Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berisikannya itu tidak benar atau tidaklah lengkap.

Atas perbuatan dari tersangka tersebut, terdapat sebuah kerugian pada pendapatan negara. Bahkan atas perbuatannya ini dia sudah melanggar ketentuan dugaan Pasal 39 ayat (1) huruf d dan Pasal 39 ayat (1) huruf i Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP).

Tersangka yang dilimpahkan tersebut itu, yang berinisial AA yang merupakan warga dari Kabupaten Indragiri Hulu. Di mana tersangka yang sedang melakukan tindak pidana dari perpajakan selaku dari Direktur Utama PT UG.

Baca Juga : Tersangka Korupsi Kasbon APBD Inhu Rp114 Miliar

Pada Kamis lalu, setelah melalui hasil penyelidikan dan penyidikan, akhirnya pemeriksaan dari berkas pemeriksa terkait tersangka lengkap dan hari ini dilimpahkan ke Kejari di Inhu,” ujar kata Rizal Fahmi selaku Kepala Bidang Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen dan Penyidikan (PPIP) Kanwil DJP Riau.

Tersangka Kasus Penyelewengan Pajak. Dijelaskannya, pemotongan dari jasa atas jasa pekerjaan yang dilakukan tersangka terjadi pada tahun 2013, 2014 dan 2015, tersangka yang bergerak di bidang penyewaan alat berat diduga dengan sengaja tidak menyetorkan Pajak Pertambahan Nilai yang telah dipotong atau dipungut.

Pada mulanya kerugian negara yang ditimbulkan atas perbuatannya, pada mulanya yaitu kurang lebih sebesar Rp222.066.758. Namun dalam kegiatan pelaksanaan pemeriksaan dari bukti permulaan atas penyidik mengutamakan dari azas Ultimum Remedium dan juga masih belum bisa mengembalikan kerugian negara dengan sepenuhnya Rp77.699.883.

Baca Juga : Penemuan Ular Berkaki Karhutla di Kabupaten Inhu

Tersangka yang telah melanggar ketentuan Pasal 39 ayat (1) huruf d dan Pasal 39 ayat (1) huruf i Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan dengan tindak pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 2 kali jumlah pajak yang terutang yang tidak atau kurang dibayar. Dan yang paling banyak sebanyak 4 kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayarkan,” kata terangnya.

Arico Novi Saputra selaku Kasi Intelijen Kejari Inhu menerangkan sementara itu, dia mengatakan, tersangka yang telah ditahan untuk 20 hari ke depan dan berkas tersangka segera dilimpahkan ke pengadilan negeri setempat. “Tersangka juga ditahan di dalam sel tahanan Mapolres Inhu untuk mempermudah dari hasil proses penyidikan,” ucap tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign Up for Our Newsletters

Get notified of the best deals on our WordPress themes.

You May Also Like

Kabid Dinas Pertanian Tersangka Korupsi Rp1,3 M

RENGAT (Sapa Inhu) – Kabid Dinas Pertanian Tersangka Korupsi Rp1,3 M. Yasma…

PKS Mitra Agung Swadaya Pabrik Kelapa Sawit Inhu Terbakar

RENGAT (Sapa Inhu) – PKS Mitra Agung Swadaya Pabrik Kelapa Sawit Inhu…

Sebanyak Tiga Orang Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap

RENGAT (Sapa Inhu) –  Sebanyak Tiga Orang Pengedar Sabu Berhasil Ditangkap. Satuan…

Kembali Dilanjutkannya Pembangunan Jalan Jalur Dua Air Molek

AIRMOLEK (Sapa Inhu) – Kembali Dilanjutkannya Pembangunan Jalan Jalur Dua Air Molek.…