Buangan Limbah Cair, PT KAS ke Sungai Batang Cenaku

RENGAT (Sapa Inhu) – Buangan Dari Limbah Cair, PT KAS ke Sungai Batang Cenaku. Terkait viralnya video dari pembuangan limbah yang diduga dilakukan oleh managemen dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Kharisma Agro Sejahtera (KAS) pada 16 Agustus lalu, diduga limbah B3 (Berat Berbahaya Beracun) ini dibuang ke Sungai Langlam dan Sungai Cenaku, diklarifikasi oleh pihak Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu Ory Hanang Wibisono.

Kepada media ini Ory menegaskan, bahwasanya limbah tersebut bukan jenis B3 tetapi melainkan berupa limbah cair yang tidak berbahaya.”ucapnya.
“Jika limbah B3 tersebut yang dibuang ke dalam sungai, maka perusahaan itu akan kami tutup. Kami berani menutupnya jika itu benar B3 dan mencemari Sungai Langlam maupun Sungai Cenaku,” ucap Ory kepada media ini diruang kerjanya, Senin (5/9).

Buangan Dari Limbah Cair, PT KAS ke Sungai Batang Cenaku. Ory menambahkan, jika perusahaan tersebut terbukti melakukan pencemaran sungai dengan sengaja maupun tidak sengaja (kelalaian-red) maka akan kami kenakan sanksi pidana.
Dari laporan warga setempat dengan menyertai bukti laporan berupa video tersebut yang di rekam. Pihaknya sudah turun ke lokasi pada 18 Agustus 2022 lalu untuk mengambil sampel air kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PKS PT KAS.
“Kita turun ke lokasi tepat pada 18 Agustus dan sampelnya sudah kita antarkan ke laboratorium setempat di Pekanbaru pada 19 Agustus kemarin. Hasilnya akan diketahui pada dua hingga tiga bulan kedepan,” ujarnya.

Baca Juga : Gadis di Indragiri Hulu Kabur, Dicabuli Ayah Kandung

Menyinggung siapa saja oknum yang melaporkan itu, Ory mengatakan bahwa setiap orang atau kelompok yang membuat laporan kepadanya pasti dia lindungi dengan tidak memberitahukan kepada siapapun.”ucapnya.
Laporan ditujukan ke instansinya bisa lewat apa saja dan dalam bentuk apa saja. Seperti Bisa lewat telepon dan bertemu langsung dengan membawa beberapa bukti-bukti laporan tersebut yang terkait.

“Pelapor ini kita lindungi dan itu sifatnya wajib. Karena setiap orang yang melaporkan dugaan pencemaran lingkungan ini sudah membantu kerja kita,” ungkapnya. Mengenai pengolahan air limbah dikolam penampungan (IPAL) perusahaan yang beroperasi diwilayah Kabupaten Inhu, Riau ini pertiga bulan ya harus melaporkanya ke DLH Inhu.
“Setiap perusahaan wajib melaporkan hasil pengolahan limbah dikolam IPAL ke kita. Meski kita telah menerima banyak laporan dari berbagai perusahaan, kita tidak bisa percaya begitu saja. Kita wajib turun ke lokasi berguna untuk mengecek kebenaran dari laporan itu dan juga mengambil sampelnya,”ungkap Ory.

Baca Juga : M Andri Berpesan Kepada Daniel Eka Perdana

Dalam 6 bulan sekali kita turun untuk mengambil sampel dan kita bandingkan laporan yang ada dari perusahaan dengan hasil laboratorium yang kita pegang dengan kondisi dilapangan.
“Akibat dari cuaca, dan kondisi air limbah dikolam IPAL kian sewaktu-waktu bisa berubah. Jadi setiap perusahaan yang beroperasi di Inhu ini bisa mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) boleh dibuang ke sungai,” ucapnya.
Sebelum penetapan tersangka ini, DFS terlebih dahulu menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Menurut Ketut, DFS ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan Nomor: TAP-48/F.2/Fd.2/08/2022 pada 25 Agustus 2022.

“Tersangka DFS dinyatakan melanggar Pasal 21 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” jelas ucap Ketut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign Up for Our Newsletters

Get notified of the best deals on our WordPress themes.

You May Also Like

PKS Mitra Agung Swadaya Pabrik Kelapa Sawit Inhu Terbakar

RENGAT (Sapa Inhu) – PKS Mitra Agung Swadaya Pabrik Kelapa Sawit Inhu…

Gelembungkan Dana PKTD Sipang Inhu

RENGAT (Sapa Inhu) – Gelembungkan Dana PKTD Sipang Inhu. Kepala Desa Sipang…

Kabid Dinas Pertanian Tersangka Korupsi Rp1,3 M

RENGAT (Sapa Inhu) – Kabid Dinas Pertanian Tersangka Korupsi Rp1,3 M. Yasma…

Kembali Dilanjutkannya Pembangunan Jalan Jalur Dua Air Molek

AIRMOLEK (Sapa Inhu) – Kembali Dilanjutkannya Pembangunan Jalan Jalur Dua Air Molek.…